PASURUAN, KlikNews.Co.id – Suasana halaman Kantor Waqfiyah NU Bangil yang berada di selatan Alun-alun Bangil tampak berbeda saat malam Ramadhan tiba. Di tengah udara yang mulai sejuk selepas senja, sejumlah warga berdatangan bukan untuk sekedar berbuka atau berkumpul, melainkan untuk berbagi kehidupan melalui setetes darah.
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangil bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan donor darah Ramadhan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah yang tetap tinggi di tengah bulan puasa.
Kegiatan kemanusiaan tersebut digelar selama empat hari, yakni pada 13, 14, 16, dan 17 Maret 2026. Setiap harinya, kegiatan dimulai pukul 18.30 hingga 21.00 WIB, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk ikut berdonor setelah berbuka puasa.
Di ruangan yang disiapkan oleh panitia, para relawan donor duduk bergantian di kursi medis. Beberapa di antaranya terlihat santai berbincang, sementara petugas kesehatan dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Pasuruan dengan sigap memeriksa kondisi para pendonor sebelum proses pengambilan darah dilakukan.
Kepala UDD PMI Kabupaten Pasuruan, Wiwik Winarningsih, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi nyata dalam menjawab kebutuhan darah masyarakat, yang kerap mengalami penurunan stok selama bulan Ramadhan.
Menurutnya, meski aktivitas donor biasanya menurun saat puasa, kebutuhan darah di rumah sakit tidak pernah ikut berkurang.
“Kerja sama PCNU Bangil dengan UDD PMI Kabupaten Pasuruan ini merupakan upaya bersama untuk memenuhi kebutuhan darah selama Ramadhan. Ini bentuk kepedulian terhadap masalah sosial dan kesehatan masyarakat. Semoga kerja sama ini bisa berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” ujar Wiwik.
Ketua PCNU Bangil, Eddy Supriyanto, menilai kegiatan donor darah ini menjadi langkah awal kolaborasi yang baik di bulan penuh berkah. Baginya, Ramadhan bukan hanya momentum memperkuat ibadah, tetapi juga memperluas kepedulian sosial.
Ia menegaskan, PCNU Bangil terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik lembaga maupun komunitas masyarakat, demi mendorong pembangunan daerah sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Program donor darah bersama UDD PMI Kabupaten Pasuruan ini menjadi awal yang baik. Ke depan PCNU Bangil siap berkolaborasi dengan semua stakeholder di berbagai bidang untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan dan kemaslahatan umat,” kata Eddy.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap kesadaran masyarakat untuk berdonor darah tetap terjaga, bahkan di tengah suasana Ramadhan. Sebab bagi sebagian orang, setetes darah yang didonorkan bukan sekedar aksi kemanusiaan, melainkan harapan hidup bagi mereka yang sedang berjuang di ruang perawatan rumah sakit. (MaL/AJPB)









Tinggalkan Balasan