MALANG, KlikNews.Co.Id, – Kebanggaan besar menyelimuti keluarga besar SDN 02 Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Ahmad Arsya Pratama, siswa kelas 3 SD, berhasil membuktikan bahwa kedisiplinan dan latihan keras sejak dini mampu membuahkan hasil manis. Arsa sukses menyabet gelar Juara 1 kategori Kata Perorangan SD 3-4 Sabuk Putih – Kuning Putra pada ajang bergengsi International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament VI “Kemenpora RI Cup”.
Kejuaraan berskala internasional yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY Sport Hall) tersebut menjadi panggung pembuktian bagi keteguhan mental karateka cilik asal Kepanjen ini.
Di balik kilau medali emas dan Piagam Prestasi resmi (Nomor: 03/REK/PB.FORKI-SEKJEN/I/2026) yang diterimanya, terdapat perjuangan dan kerja keras yang tidak sebentar. Arsa digembleng secara intensif di klub latihan karate yang bermarkas di Yonzipur 5/ABW (Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina), Kepanjen.
Pada ajang internasional kali ini, tim karate Yonzipur 5 menurunkan kontingen besar sebanyak 48 anak yang berlaga di 54 kelas pertandingan. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah dan mancanegara tak menyurutkan semangat anak-anak binaan Yonzipur 5 untuk tampil maksimal di bawah arahan Simpei Dojo, Muhammad Rifa’i.
Rasa haru dan bangga tak mampu disembunyikan oleh Mayang, orang tua dari Arsya. Ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian sang buah hati yang melampaui ekspektasi keluarga.
“Semoga Arsya semakin sukses, bisa terus banyak belajar, dan harus belajar lebih berani lagi. Saya selaku orang tua hanya bisa menjembatani hobi anak. Alhamdulillah, lelahnya perjalanan pulang membawa medali emas yang tidak disangka-sangka,” ungkap Mayang dengan nada haru.
Sejalan dengan hal tersebut, Simpei Muhammad Rifa’i menekankan pentingnya keberlanjutan keikutsertaan para siswa dalam kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.
“Harapan kami, tahun depan anak-anak tetap bisa berpartisipasi aktif di kejuaraan ini. Ajang seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak, tidak hanya untuk melatih mental dan disiplin, tetapi juga sebagai bekal portofolio resmi saat mereka akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya melalui Jalur Prestasi,” pungkas Simpei Rifa’i.
Capaian Arsya dan rekan-rekannya di Yonzipur 5 menjadi bukti nyata bahwa lewat dukungan orang tua dan pembinaan yang konsisten, generasi muda Kabupaten Malang mampu mengukir prestasi berkelas internasional sekaligus membentangkan jalan masa depan yang lebih cerah.(Wendy)









Tinggalkan Balasan