MALANG, KlikNews.Co.ID, – Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) tingkat SD/MI Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Sumberpucung, Kromengan, dan Kepanjen (SUKROJEN) resmi bergulir. Ajang dua tahunan ini menjadi arena unjuk gigi bagi para pelajar tingkat dasar untuk mengukir prestasi gemilang.

Pembukaan ajang tersebut dilangsungkan pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di SMA Islam, Jalan Diponegoro No. 152, Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Suasana khidmat tampak menyelimuti awal acara yang diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan lantunan khidmat Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Ketua Panitia KKM Sukrojen yang juga Kepala Sekolah MINU Jatirejoyoso Kepanjen, Zainul Mahmudi, S.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya ajang ini sebagai batu loncatan prestasi.

Ia berharap para peserta mampu memberikan penampilan terbaik agar kelak dapat mewakili Kabupaten Malang di tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami berharap para peserta PORSENI bisa berprestasi yang terbaik di ajang dua tahunan ini, hingga dapat menjadi utusan dari Kabupaten Malang untuk berprestasi di tingkat Provinsi bahkan Nasional,” ungkap Zainul di hadapan para kontingen.

Optimisme tersebut terjawab lewat penampilan impresif kontingen MINU Jatirejoyoso. Dari 17 kategori lomba yang dipertandingkan, para pelajar madrasah ini sukses memboyong total 9 piala dari berbagai cabang olahraga dan seni.

Berikut rincian perolehan prestasi kontingen MINU Jatirejoyoso:

Juara 1 Catur (Putri): Claretta Meisie Santiano

Juara 1 Tenis Meja (Putra): Moch. Nafik Mubarok

Juara 2 Pagar Nusa (Putra): M. Revan Aldevaro

Juara 2 Lari (Putra): Abid Fadhil Abyan

Juara 2 Menyanyi (Putri): Almira Azahra Rizky

Juara 2 Lompat Jauh (Putra): Moh. Azzam Al Ayyuby Romadhon

Juara 2 Puisi (Putra): Juna Syakirama Pradita

Juara 3 Tenis Meja (Putri): Avika Nur Riskiyah

Juara 3 Renang (Putri): Aqila Humaira Meishya

Capaian gemilang ini sekaligus menegaskan kesiapan MINU Jatirejoyoso dalam melahirkan bibit-bibit atlet dan seniman potensial yang siap mengharumkan nama daerah pada jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Keberhasilan memborong sembilan piala dari total tujuh belas kategori yang diikuti tidak hanya mencerminkan peningkatan madrasah tersebut dalam peta olahraga dan seni tingkat kecamatan, tetapi juga menjadi buah manis dari proses pembinaan bakat yang konsisten dan terarah.

Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada masa mendatang, sekaligus menjadi inspirasi bagi para peserta didik lainnya untuk terus mengasah potensi diri di bidang akademik maupun non-akademik demi mengharumkan madrasah tercinta di kancah yang lebih luas.(WEN)