Malang, KlikNews.Co.Id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office BRI Malang Martadinata terus memperluas jangkauan layanan perbankan melalui pengembangan jaringan AgenBRILink.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mempercepat inklusi keuangan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.
Hingga Juli 2026, jumlah AgenBRILink di wilayah kerja BRI Malang Martadinata mencapai 4.634 agen.
Selama Januari hingga Juli 2026, seluruh jaringan tersebut mencatatkan sales volume sebesar Rp2,7 triliun, mencerminkan tingginya aktivitas transaksi masyarakat melalui layanan berbasis agen.
AgenBRILink menghadirkan berbagai layanan perbankan yang dapat diakses masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya, mulai dari setor tunai, tarik tunai, transfer dana, pembayaran berbagai tagihan, hingga pembelian pulsa.
Kehadiran layanan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang berada jauh dari kantor layanan perbankan.
Salah satu agen yang berkembang adalah AgenBRILink milik Nina Krisnawati di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Sejak menjadi AgenBRILink pada 2018, ia mampu membukukan sales volume rata-rata Rp6,4 miliar per bulan dengan fee based income sekitar Rp5,1 juta setiap bulan.
Branch Office Head BRI Malang Martadinata, Alde Tio Putra, mengatakan pengembangan AgenBRILink tidak hanya bertujuan memperluas jangkauan layanan perbankan, tetapi juga menciptakan peluang usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“AgenBRILink merupakan wujud komitmen BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang semakin dekat dengan masyarakat. Melalui jaringan AgenBRILink, kami tidak hanya memperluas akses layanan perbankan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di daerah. Ke depan, kami akan terus memperkuat jaringan AgenBRILink agar manfaat layanan keuangan dapat dirasakan hingga pelosok negeri,” ujar Alde Tio Putra.
Dengan perluasan jaringan AgenBRILink, BRI optimistis layanan keuangan akan semakin mudah diakses masyarakat sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha di berbagai wilayah.






Tinggalkan Balasan