PASURUAN | KLIKNEWS – Insiden yang terjadi di RS. Prima Husada, Jl. Raya Pandaan-Purwosari, tepatnya di Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, antara oknum Satpam dengan pengunjung dinilai sangat keterlaluan.
Kades Sebandung, Kecamatan Sukorejo. H. Sholeh, saat dimintai keterangan menjelaskan, Kejadian tersebut bermula, ketika tiga anaknya mengalami kecelakaan dan membawanya ke RS. Prima Husada.
“Tapi setelah sampai di Prima Husada, oknum satpam (security) dengan inisial RA, dinilai sangat arogan, dengan membentak-bentaknya,” katanya dengan nada geram. Jumat, 21/06/2024
Oknum satpam RA dengan sikap yang sangat arogan mengusir H. Sholeh dengan bahasa yang sangat kasar, dengan nada tinggi dan sangat kurang sopan mengusirnya “metu…metu…metu…? (Keluar, keluar, keluar).
Menurut keterangan Rozi, dari Media Lumbung Berita, saat konfirmasi dengan pihak manajemen bertemu di ruangan fatimah menanyakan bagaimana kalau begini terus, dulu sebelum kejadian ini juga ada kabiro dari Lini Indonesia, juga sempat bertengkar dengan satpam.
Masalahnya, ungkap Rozi, ada banyak laporan dari pengunjung yang saudaranya masuk ke RS. Prima Husada, saat menjenguk saudaranya yang sakit tiba-tiba di depan pintu masuk ada satpam yang menghadang mereka dan tidak diperbolehkan masuk,” ujarnya.
“Dulu juga ada pengunjung yang mau menjenguk keluarganya yang sakit kok dipersulit. Akhirnya pengunjung minta didampingi kabiro liniindonesia untuk bisa menemui keluarganya yang sakit. Tetapi sama satpam dengan arogan dia bilang gak ngoros kamu media, kamu wartawan gak ngoros (nggak peduli kamu media atau wartawan nggak peduli), gertak security kepada awak media,” ungkap Rozi.
Akhirnya dengan dimediasi oleh Pimred Lumbung Berita Roni, saat koordinasi dengan Humas RS. Prima Husada (Fevi) meminta agar oknum satpam tersebut diberi sangsi ataupun diberhentikan.
Humas RS. Prima Husada, Fevi, secara langsung meminta maaf atas insiden tersebut dan akan segera ditindaklanjuti oleh pihak manajemen.
“Atas nama pihak manajemen RS. Prima Husada, saya meminta maaf atas kejadian tadi yang menimpa Pak Kades Sebandung, H. Sholeh,”ucapnya. (tim/red)