PASURUAN, KlikNews.Co.iD – Misteri kematian mayat perempuan tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan di area persawahan Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan mulai menemui titik terang.
Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat trauma benda tumpul yang menyebabkan pendarahan otak serta sejumlah luka serius di tubuhnya.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Tri Yoga menjelaskan, hasil pemeriksaan forensik di RS Bhayangkara Porong menunjukkan adanya beberapa cedera berat yang menjadi penyebab kematian korban.
“Dari hasil autopsi ditemukan resapan darah pada kulit kepala, retak tulang dahi sebelah kanan, pendarahan otak, patah tulang rusuk bagian depan kiri, serta sumbatan pembuluh darah koroner jantung yang menyebabkan korban meninggal,” jelasnya, Selasa (24/03/2026).
Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan warga di area persawahan.
“Perkiraan waktu kematian sekitar tiga sampai delapan hari sebelum korban ditemukan,” tambahnya.
Meski penyebab kematian sudah diketahui, hingga kini identitas korban masih belum berhasil diungkap. Polisi mengalami kendala karena kondisi sidik jari korban telah rusak sehingga menyulitkan proses identifikasi.
Petugas hanya menemukan satu ciri khusus pada tubuh korban, yakni tato bergambar perempuan di bagian paha. Saat ditemukan, kondisi jenazah juga dilaporkan dalam keadaan setengah telanjang.
“Kami masih kesulitan mengungkap identitas korban karena sidik jari sudah rusak. Ciri yang menonjol hanya tato bergambar perempuan di paha,” terang Dhecky.
Polisi pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polres Pasuruan Kota guna membantu proses identifikasi korban.
“Kami berharap masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut segera melapor agar identitas korban bisa segera diketahui,” ujarnya.
Sebelumnya, warga Desa Sambirejo digemparkan dengan penemuan jasad perempuan tanpa identitas di bawah tower area persawahan sebelah barat SDN Sambirejo I pada Senin (23/03/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing di sungai dekat lokasi, kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. (Mal/BM)










Tinggalkan Balasan