Pasuruan, KlikNews.co.id – Rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Khusus Penanganan Banjir di Kecamatan Gempol kembali menjadi perhatian. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menilai realisasi satgas tersebut berjalan lamban meski gagasan itu telah digulirkan sejak hampir satu bulan lalu.

Perhatian itu disampaikan Samsul dalam forum Jawara (Jagongan Wakil Rakyat) yang berlangsung di Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mempertanyakan belum terbentuknya satgas yang diharapkan mampu menjadi langkah konkrit mengatasi persoalan banjir di wilayah Gempol.

“Anggarannya sudah saya siapkan untuk pembentukan satgas. Tapi sampai sekarang kenapa belum juga terbentuk?” tegasnya di hadapan peserta forum.

Diketahui, wacana pembentukan Satgas Penanganan Banjir Gempol pertama kali muncul dalam Musrenbang Kecamatan Gempol pada Kamis, 5 Februari 2026. Saat itu, Samsul secara langsung meminta Camat Gempol, Hadi Mulyono, untuk segera menginisiasi pembentukan satgas dengan melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan.

Ia menegaskan bahwa permintaan tersebut sudah disampaikan secara jelas dan bahkan telah disanggupi oleh pihak kecamatan. “Saya sudah minta segera dibentuk, dan camat menyanggupi. Nanti akan saya hubungi kembali untuk mengingatkan,” ujarnya.

Sorotan ini kembali mencuat setelah salah satu peserta forum menyampaikan keluhan terkait banjir di Gempol yang hingga kini dinilai belum memiliki solusi yang benar-benar tuntas.

Menurut Samsul, apabila terdapat kendala teknis di tingkat kecamatan, pelaksanaan satgas dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan unsur relawan. “Nanti pelaksanaannya bisa dibantu teman-teman relawan dari FPRB maupun Ansor. Tetapi pembentukannya tetap harus melalui kecamatan,” jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Camat Gempol Hadi Mulyono belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui sambungan seluler juga belum memperoleh balasan. (MaL/Ndra)